Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013

Berikut ini adalah arsip berkas Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013. Download file dalam format .pdf.

Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013
Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X

Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013


Berikut ini keterangan/kutipan teks dari isi berkas Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017: 

IKHTISAR

Adapun bahan pembelajaran yang disampaikan kepada peserta didik kelas X SMA/MA atau SMK/MAK terdiri atas: (1) Laporan Hasil Observasi; (2) Eksposisi; (3) Anekdot; (4) Cerita Rakyat; (5) Negosiasi; (6) Berdebat; (7) Biografi; dan (8) Puisi. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat melaporkan buku yang dibaca secara terprogram (paling sedikit membaca 6 buku, selain buku teks pelajaran). Ibu/Bapak guru juga dapat menambah teks lain, selain yang terdapat di dalam buku siswa sehingga peserta didik semakin kaya dengan berbagai contoh teks yang sering ditemukan di lingkungan sosial-budayanya.

Ibu/Bapak guru harus dapat memotivasi peserta didik untuk dapat mengikuti tahap-tahap belajar sebagaimana disajikan dalam buku ini. Namun, sangat dimungkinkan Bapak/Ibu guru mengembangkan pembelajaran secara kreatif disesuaikan dengan materi, karakteristik sosial, dan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, sebaiknya peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dan tahaptahap belajar sebagaimana yang diarahkan oleh Bapak/Ibu guru agar dapat memiliki kompetensi berbahasa dan bersastra yang menjadi tujuan belajar

Pengembangan buku ini mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada para penelaah, yaitu: Prof. Dr. Bambang Kaswanti Purwo (Universitas Atmajaya); Prof. Dr. Hasanuddin W.S. (Universitas Negeri Padang); Prof. Dr. Rapi Tang, M.S. (Universitas Negeri Makassar); Dr. Felicia N. Utorodewo, M.Si. (Universitas Indonesia); Dr. Dwi Purnanto (Universitas Sebelas Maret); dan Dr. Liliana Muliastuti (Universitas Negeri Jakarta). Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Mohamad Hamka, M.Si. yang telah memberi masukan dalam pengembangan Kompetensi Dasar ke dalam buku teks pelajaran. Semoga semua yang telah dilakukan ini merupakan amal kebaikan dalam silaturahim akademik. Kami menyadari pengembangan buku ini masih banyak terdapat kekurangan dan masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, berbagai masukan dan saran dari pengguna dan pemerhati untuk penyempurnaan buku ini sangat kami harapkan.

Penulis: Suherli, Prof, Dr, M.Pd. / Maman Suryaman, Dr, M.Pd / Aji Septiaji
Editor: M. Hamka, S.S, M.Ed.
Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024271022
Terbit: Januari 2016 , 385 Halaman

PENDAHULUAN / PROLOG

Kata Pengantar

Ungkapan puji syukur selayaknya kami panjatkan kepada Tuhan Yang Mahakuasa yang telah memberikan petunjuk dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan buku teks pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMA/MA dan SMK/MAK. Sekalipun waktu yang tersedia sangat singkat namun dengan bantuan berbagai pihak dan arahan dari para penelaah, akhirnya kami dapat mempersembahkan buku ini sebagai bahan ajar bagi peserta didik.

Pengembangan buku ini bertolak dari Kurikulum 2013 yang direvisi. Berdasarkan kurikulum tersebut, tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan pada pengembangan kompetensi berbahasa dan bersastra peserta didik melalui kegiatan mendengarkan (listening), membaca (reading), memirsa (viewing), berbicara (speaking), dan menulis (writing). Kompetensi memirsa merupakan kompetensi yang diperlukan di Abad 21 karena konteks social ini sangat dekat dengan peserta didik.

Peserta didik dihadapkan pada bahasa untuk berbagai tujuan, audiens, dan konteks. Peserta didik dipajankan pada beragam pengetahuan dan pendapat yang disajikan dan dikembangkan dalam teks dan penyajian multimodal (lisan, cetakan, dan konteks digital) yang mengakibatkan kompetensi mendengarkan, memirsa, membaca, berbicara, menulis dan mencipta dikembangkan secara sistematis dan berperspektif ke masa depan.

Pengembangan kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk berkomunikasi dalam kehidupan bermasyarakat secara cerdas, santun, dan bermartabat melalui penguasaan, pemahaman, dan keterampilan menggunakan teks, baik lisan maupun tulis. Untuk mendukung tujuan tersebut maka pembelajaran kompetensi berbahasa, bukan hanya pada penguasaan tentang bahasa namun juga pada penggunaan bahasa secara lisan dan tulis dalam konteks sosial-budaya.

Pembelajaran kompetensi bersastra, bukan hanya pada kegiatan mengapresiasi, tetapi juga berekspresi dan berkreasi sastra sesuai dengan potensi peserta didik. Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan Kurikulum 2013 juga diharapkan dapat mengembangkan aktivitas literasi peserta didik. Literasi bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami, menafsirkan, dan menciptakan teks yang tepat, akurat, fasih, dan penuh percaya diri selama belajar di sekolah dan untuk bekal berkehidupan di masyarakat. Pilihan teks mencakup teks media, teks sehari-hari, dan teks di dunia kerja.

Pada pengembangan kompetensi literasi ini peserta didik di SMA/MA atau SMK/MAK dituntun untuk dapat membaca paling sedikit 18 judul buku, namun bukan buku teks pelajaran. Dengan demikian, pada saat peserta didik belajar di Kelas X harus dapat membaca paling sedikit 6 judul buku. Buku-buku yang dimaksud adalah buku-buku pengayaan pengetahuan, pengayaan keterampilan, atau pengayaan kepribadian, baik fiksi (kumpulan puisi, kumpulan cerpen, novel, drama) maupun buku nonfiksi (biografi, otobiografi, buku motivasi, petuah, atau buku panduan beribadah).

Untuk menuntun peserta didik agar dapat membaca 6 judul buku, Ibu/Bapak guru dapat memotivasi peserta didik agar buku bacaan itu dilaporkan setiap bulan, dengan asumsi bahwa satu semester itu ditempuh dalam 6 bulan. Namun, Ibu/Bapak guru dapat menerapkan cara lain untuk mengakselerasi kegiatan membaca buku yang dilakukan peserta didik sehingga kegiatan ini mendorong peserta didik untuk aktif membaca dan menulis sebagai salah satu cara menunjang Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Konsep utama pengembangan buku teks ini adalah genre-based. Adapun genre (fungsi bahasa) dimaknai sebagai kegiatan sosial yang memiliki jenis yang berbeda sesuai dengan tujuan kegiatan sosial dan fungsi komunikasi. Setiaap jenis genre (tipe teks) memilki kekhasan cara pengungkapan struktur retorika teks, isi, dan kekhasan unsur kebahasaan. Inilah cara pandang baru tentang bahasa. Jika KTSP menekankan pendekatan komunikatif maka Kurikulum 2013 lebih menajamkan efek komunikasinya dan dampak fungsi sosialnya.

Misalnya, jika pada KTSP peserta didik diajari menulis surat dengan format standar tidak terlalu menekankan pada isi surat, maka materi surat pada Kurikulum 2013 harus dapat berdampak sosial yang menunjukkan kepribadian saat menulis surat lamaran pekerjaan atau surat lamaran yang dapat meyakinkan orang lain. Bahasa dan Isi menjadi dua hal yang saling menunjang. Ini sejalan dengan perkembangan teori pengajaran bahasa di Eropa dan Amerika, Content Language Integrated Learning (CLIL) yang menonjolkan 4 unsur penting sebagai penajaman pengertian kompetensi berbahasa, yaitu isi (content), bahasa/komunikasi (communication), kognisi (cognition), dan budaya (culture).

Dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia kepada peserta didik, Ibu/ Bapak guru menggunakan teks dalam konteks sosial. Untuk mencapai kompetensi berbahasa dan bersastra yang diharapkan, peserta didik dapat diajak untuk mengikuti tahapan belajar secara saksama. Ibu/Bapak guru dapat memulai pembelajaran dari pemahaman teks dan mendorong siswa dapat mengidentifikasi jenis dan makna yang terdapat dalam teks.

Peserta didik diajak untuk mengkonstruksi pikirannya dari teks yang dibaca atau didengar (diusahakan agar kemampuan mendengarkan dan membaca dikembangkan secara seimbang). Tahap berikutnya, peserta didik diajak untuk mengidentifikasi struktur retorika, isi, dan penggunaan unsur kebahasaan. Selanjutnya, peserta didik diajak untuk melakukan pemodelan dan mendekonstruksi. Pada tahap ini, Ibu/Bapak guru dapat menggunakan pendekatan scientific sebagai salah satu alternatif proses pembelajaran kepada peserta didik.

Tahap berikutnya adalah mengkonstruksi teks, baik dengan bantuan teman (berkelompok) maupun guru. Namun, pada akhirnya, peserta didik harus dituntun untuk dapat mengkonstruksi secara mandiri. Adapun bahan pembelajaran yang disampaikan kepada peserta didik kelas X SMA/MA atau SMK/MAK terdiri atas: (1) Laporan Hasil Observasi; (2) Eksposisi; (3) Anekdot; (4) Cerita Rakyat; (5) Negosiasi; (6) Berdebat; (7) Biografi; dan (8) Puisi. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat melaporkan buku yang dibaca secara terprogram (paling sedikit membaca 6 buku, selain buku teks pelajaran).

Ibu/Bapak guru juga dapat menambah teks lain, selain yang terdapat di dalam buku siswa sehingga peserta didik semakin kaya dengan berbagai contoh teks yang sering ditemukan di lingkungan sosial-budayanya.

Ibu/Bapak guru harus dapat memotivasi peserta didik untuk dapat mengikuti tahap-tahap belajar sebagaimana disajikan dalam buku ini. Namun, sangat dimungkinkan Bapak/Ibu guru mengembangkan pembelajaran secara kreatif disesuaikan dengan materi, karakteristik sosial, dan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, sebaiknya peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dan tahaptahap belajar sebagaimana yang diarahkan oleh Bapak/Ibu guru agar dapat memiliki kompetensi berbahasa dan bersastra yang menjadi tujuan belajar.

Pengembangan buku ini mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada para penelaah, yaitu: Prof. Dr. Bambang Kaswanti Purwo (Universitas Atmajaya); Prof. Dr. Hasanuddin W.S. (Universitas Negeri Padang); Prof. Dr. Rapi Tang, M.S. (Universitas Negeri Makassar); Dr. Felicia N. Utorodewo, M.Si. (Universitas Indonesia); Dr. Dwi Purnanto (Universitas Sebelas Maret); dan Dr. Liliana Muliastuti (Universitas Negeri Jakarta).

Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Mohamad Hamka, M.Si. yang telah memberi masukan dalam pengembangan Kompetensi Dasar ke dalam buku teks pelajaran. Semoga semua yang telah dilakukan ini merupakan amal kebaikan dalam silaturahim akademik. Kami menyadari pengembangan buku ini masih banyak terdapat kekurangan dan masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, berbagai masukan dan saran dari pengguna dan pemerhati untuk penyempurnaan buku ini sangat kami harapkan.

Penulis

DAFTAR ISI

Sampul
Kata pengantar
Petunjuk umum
A. Kurikulum 2013
B. Karakteristik mata pelajaran Bahasa Indonesia
C. Pembelajaran Bahasa Indonesia
D. Pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X
Daftar isi
Pengembangan literasi kelas X
Bab 1 : Menyusun laporan hasil observasi
A. Menginterpretasi laporan hasil observasi
B. Merevisi isi teks laporan hasil observasi
C. Menganalisis kebahasaan teks laporan hasil observasi
D. Mengonstruksikan teks laporan hasil observasi
Bab 2 : Mengembangkan pendapat dalam eksposisi
A. Menginterpretasi makna dalam teks eksposisi
B. Mengembangkan isi eksposisi
C. Menelaah struktur dan kebahasaan teks eksposisi
D. Menyajikan gagasan ke dalam teks eksposisi
Bab 3 : Menyampaikan ide melalui anekdot
A. Mengkritisi teks anekdot dari aspek makna tersirat
B. Mengonstruksi makna tersirat dalam teks anekdot
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks anekdot
Bab 4 : Melestarikan nilai kearifan lokal melalui cerita rakyat
A. Mengidentifikasi nilai-nilai dan isi hikayat
B. Mengembangkan makna (Isi dan nilai) Hikayat
C. Membandingkan nilai dan kebahasaan hikayat dengan cerpen
D. Mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen
Bab5 : Membuat kesepakatan melalui negosiasi
A. Mengevaluasi teks negosiasi secara lisan maupun tertulis
B. Menjelaskan pengajuan, penawaran, dan persetujuan dalam teks negoisasi
C. Menganalisis teks negosiasi
Bab 6 : Berdebat dengan indah
A. Menemukan esensi debat
B. Mengonstruksi bagian-bagian dalam debat
C. Menganalisis isi debat
D. Berlatih praktik debat
Bab 7 : Belajar dari biografi
A. Menelaah teks biografi
B. Mengungkapkan kembali keteladanan dalam teks biografi
C. Menganalisis makna dan kebahasaan teks biografi
D. Menceritakan kembali isi teks biografi
Bab 8 : Mendalami puisi
A. Mengidentifikasi komponen penting dalam puisi
B. Mendemonstrasikan puisi
C. Menganalisis unsur pmbangun puisi
Glosarium
Daftar pustaka
Index
Profil penulis
Profil penelaah
Profil editor

Berikut ini keterangan/kutipan teks dari isi berkas Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013:

IKHTISAR

Pengembangan kurikulum, termasuk pelajaran Bahasa Indonesia merupakan konsekuensi logis dari perkembangan kehidupan dan perkembangan pengetahuan tentang bahasa dan bagaimana cara berbahasa terwujud dalam teori belajar bahasa terkini. Perkembangan teori belajar bahasa berkontribusi terhadap pemahaman tentang hakikat bahasa, hakikat bagaimana manusia belajar dan hakikat komunikasi interkultural, dan sekaligus tentang minda manusia itu sendiri yang kesemuanya ini saling berkaitan dan saling berdampak satu sama lain. Pemahaman hal ini dimaksudkan untuk peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia secara berkesinambungan.

Kurikulum Bahasa Indonesia secara ajeg dikembangkan mengikuti perkembangan teori tentang bahasa dan teori belajar bahasa yang sekaligus menjawab tantangan kebutuhan zaman. Hal ini dimulai sejak 1984 hingga sekarang Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi yang “outcomes-based curriculum”. Oleh karena itu pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari SKL. Demikian pula penilaian hasil belajar dan hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi yang dirancang dalam dokumen kurikulum oleh seluruh peserta didik.

Penulis: Fairul Zabadi dan Sutejo
Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 978602530825
Terbit: Juni 2014 , 300 Halaman

PENDAHULUAN / PROLOG

Kata Pengantar

Buku pelajaran Bahasa Indonesia ditulis dengan tujuan agar para peserta didik memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai keperluan.

Kegiatan yang dirancang dalam buku diharapkan dapat membantu peserta didik mengembangkan kompetensi berbahasa yang dibutuhkan dalam kehidupan.

Konsep utama pengembangan buku ini adalah berbasis genre yang memiliki keragaman sesuai dengan tujuan kegiatan sosial dan tujuan komunikasinya. Setiap jenis kegiatan berbahasa dalam kehidupan sosial memiliki kekhasan cara pengungkapan (struktur retorika teks) dan kekhasan unsur kebahasaan. Inilah cara pandang baru tentang bahasa.

Buku ini bahasa efek komunikasinya dan fungsi sosial. Misalnya, jika yang lalu peserta didik belajar menulis surat dengan format standar, tidak terlalu menekankan isi surat, maka pembelajaran surat sekarang harus dapat berdampak sosial (menunjukkan kepribadian saat menulis surat lamaran pekerjaan, surat yang meyakinkan orang lain). Bahasa dan isi menjadi dua hal yang saling menunjang. Ini sejalan dengan perkembangan teori pengajaran bahasa yang menonjolkan 4 unsur penting sebagai penajaman pengertian kompetensi berbahasa, yaitu isi (content), bahasa/komunikasi (communication), kognisi (cognition), dan budaya (culture).

Pengembangan buku ini dilakukan dengan mengacu pada konsep teoretik yang mendasari pembelajaran bahasa terkini, yaitu content language integrated learning (CLIL) dan prinsip pedagogik berbasis genre.

Setiap pelajaran dalam buku ini mencakup: »»penjelasan tentang tujuan, struktur retorika, kebahasaan dan lokasi sosial; »»model teks dan telaah model teks; »»latihan dan tugas dan »»tugas pengembangan kompetensi.

Buku pelajaran Bahasa Indonesia ini terdiri atas Buku Siswa dan Buku Guru. Buku Guru berisi panduan pembelajaran Bahasa Indonesia secara umum dan bagaimana menggunakan buku teks secara khusus setiap pelajaran.

Tim Penulis

DAFTAR ISI

Cover
Kata Pengantar
Petunjuk Umum
Daftar Isi
Pelajaran 1 : Menyusun Laporan Hasil Observasi
A. Menginterpretasi Laporan Hasil Observasi
B. Merevisi Isi Teks Laporan Hasil Observasi
C. Menganalisis Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
D. Mengontruksi Teks Laporan
E. Melaporkan Kegiatan Membaca Buku
Pelajaran 2 : Mengembangkan Pendapat Dalam Eksposisi
A. Menginterpretasi Makna dalam Eksposisi
B. Mengembangkan Isi Teks Eksposisi
C. Menelaah Struktur dan Kebahasaan Teks Eksposisi
D. Menyajikan Gagasan ke dalam Teks Eksposisi
Pelajaran 3 : Menyampaikan Ide Melalui Anekdot
A. Mengritisi Teks Anekdot dari Aspek Makna Tersirat
B. Mengonstruksi Makna Tersirat dalam Sebuah Teks Anekdot
C. Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks Anekdot
D. Menciptakan Kembali Teks Anekdot dengan Memerhatikan Struktur dan Kebahasaan
Pelajaran 4 : Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Melalui Cerita Rakyat
A. Mengidentifikasi Nilai-nilai dan Isi Hikayat
B. Mengembangkan Makna (Isi dan Nilai) Hikayat
C. Membandingkan Nilai dan Kebahasaan Hikayat dengan Cerpen
D. Mengembangkan Cerita Rakyat ke dalam Bentuk Cerpen
Pelajaran 5 : Membuat Kesepakatan Melalui Negosiasi
A. Mengevaluasi Teks Negosiasi
B. Menjelaskan Pengajuan, Penawaran dan Persetujuan dalam teks Negosiasi
C. Menganalisis Teks Negosiasi
D. Mengonstruksikan Teks Negosiasi
Pelajaran 6 : Berdebat Dengan Indah
A. Menemukan Esensi Debat
B. Mengontruksi Bagian-bagian dalam Berdebat
C. Menganalisis Isi Debat
D. Berlatih Praktik Debat
Pelajaran 7 : Belajar Dari Biografi
A. Menelaah Teks Biografi
B. Mengungkapkan Kembali Keteladanan dalam Teks Biografi
C. Menganalisis Makna dan Kebahasaan teks Biografi
D. Menceritakan Kembali Isi Teks Biografi
Pelajaran 8 : Mendalami Puisi
A. Mengidentifikasi Komponen Penting dalam Puisi
B. Mendemonstrasikan Puisi

    Download Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013 ini silahkan lihat dan download file pada link di bawah ini:

    [Download File] Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013.pdf
    [Download File] Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013.pdf

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013. Semoga bisa bermanfaat.

    Belum ada Komentar untuk "Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA MA SMK MAK Kurikulum 2013"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel