Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah

Kontributor : On Senin, Desember 10, 2018

Berikut ini adalah arsip berkas Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs. Download file format .pdf.

Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs
Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs

Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs

Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs:

Buku praktik yang baik Manajemen, Budaya Baca dan Pelayanan Khusus Siswa di MI dan MTs ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID) melalui Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS). USAID PRIORITAS adalah program kemitraan antara Pemerintah Amerika dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia. 

Kementerian Agama bekerja sama dengan USAID Program Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers,Administrators and Students (PRIORITAS Tahun 2012-2017) untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas. Dalam implementasi kerja sama tersebut USAID PRIORITAS telah melaksanakan beberapa program dan kegiatan antara lain pelatihan dan pendampingan guru, kepala madrasah, pengawas serta kegiatan kelompok kerja di tingkat madrasah maupun gugus tentang pendekatan pembelajaran aktif dan kreatif, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), program budaya baca dan literasi dengan memberi hibah buku pengayaan, buku fiksi, dan buku bacaan lainnya kepada madrasah ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Berbagai kemajuan yang dapat dilihat di madrasah di antaranya adalah guru berperan menjadi fasilitator dalam mendorong interaksi antar siswa, guru memberikan tugas yang bervariasi yang menantang siswa untuk berbuat dan berpikir, seperti diskusi, percobaan, pengamatan, dan pemecahan masalah. Dalam pembelajaran siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, memanfaatkan beragam sumber belajar, bekerja secara kooperatif dalam kelompok, menghasilkan karya yang merupakan hasil gagasannya sendiri, dan memajangkan karya tersebut dalam kelas. Sedangkan hasil implementasi MBS, pengelolaan sekolah oleh kepala sekolah menjadi partisipatif dengan melibatkan guru, komite sekolah dan masyarakat, serta transparan dan akuntabel.

Dalam rangka menyebarluaskan pengalaman pembelajaran, manajemen, dan budaya baca di MI dan MTs tersebut, USAID PRIORITAS menerbitkan beberapa buku praktik yang baik dengan tema pembelajaran tingkat MI, pembelajaran tingkat MTs, dan manajemen, budaya baca dan pelayanan khusus di MI dan MTs.

Semoga buku praktik yang baik ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia, bagi guru dan praktisi untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

DAFTAR ISI

Membenahi Madrasah
  • Zakat, Infak, dan Sedekah Guru Tanggulangi Masalah Transportasi Siswa
  • Optimalkan Segala Potensi Kembangkan Madrasah Rujukan
  • Transparansi, Buat Maju Luar Biasa
  • Peran Serta Masyarakat Ubah Wajah Madrasah Kami
  • Transparansi dan Akuntabilitas Buat MI Sumurrejo Bisa Mobilisasi Dana Masyarakat
  • Terapkan MBS, Antarkan Hamid Jadi Pengawas Berprestasi Nasional
  • Cepat Berubah Karena Kepemimpinan

Membantu Siswa dan Pelayanan Khusus
  • Libatkan Paguyuban Orangtua untuk Pantau Keberhasilan Belajar Siswa di MIN 1 Cilegon
  • “Guru Intip” MI Ma'arif Surengede Kertek - Orang Tua Wajib Tahu Perkembangan Anaknya di Sekolah
  • Di Madrasah ini, Semua Orangtua Siswa Jadi Guru
  • Tata Ruang Kelas Nyaman; Belajarpun Kondusif
  • Pilih Pertahankan ABK
  • Membantu Pemahaman Siswa ABK Melalui Cerita Bergambar
  • Sikap Guru Tentukan Kenyamanan ABK dalam Belajar

Membantu Guru
  • Buat Lomba Kreativitas Guru
  • Galang Program Orangtua Mengajar
  • Semakin Berprestasi karena Terapkan PAKEM dan MBS

Mengelola Budaya Baca
  • Mengelola Program Budaya Baca di Sekolah: Bagaimana Caranya?
  • Cimahi Reading Habit (CRH)
  • Dulang Ilmu Lewat Budaya Baca
  • SMART Memunculkan Bakat Menulis Anak
  • Upaya Pemerintah Kabupaten Sragen dan Masyarakat Tingkatkan Ketersediaan Buku Bacaan
  • Gerilya, Hasilkan Sumbangan 2.500 Buku
  • Alat Pencacah untuk Melihat Minat Baca Siswa di Perpustakaan
  • Wow! Satu Semester, Madrasah Tengah Sawah Ini Mampu Dorong Siswa Baca 152 buku
  • USAID Hibahkan 8 Juta Buku Bacaan Berjenjang untuk 13 Ribu SD/MI

    Download Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs ini silahkan lihat pada file preview dan download file pada link di bawah ini:

    Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di MI dan MTs



    Download File:
    Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs.pdf
    Sumber: http://prioritaspendidikan.org

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Praktik yang Baik: Manajemen, Budaya Baca, dan Pelayanan Khusus di Madrasah MI dan MTs. Semoga bisa bermanfaat.

    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh - Peran Kepala Sekolah dan Pengawas

    Kontributor : On Senin, Desember 10, 2018

    Berikut ini adalah arsip berkas Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh - Peran Kepala Sekolah dan Pengawas. Download file format .pdf.

    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas
    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas

    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas

    Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas:

    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID). Isi dari materi pembelajaran ini merupakan tanggung jawab konsorsium Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS) dan tidak mencerminkan pandangan USAID atau pemerintah Amerika Serikat. 

    Modul Praktik yang Baik di SMP dan MTs II 

    Program Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators and Students (PRIORITAS) yang didanai oleh USAID bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dilaksanakan untuk mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama dalam meningkatkan akses pendidikan dasar yang bermutu. Untuk mencapai tujuan tersebut, PRIORITAS mengembangkan dan melaksanakan program pengembangan kapasitas yang terdiri dari pelatihan, pendampingan, kegiatan kelompok kerja di tingkat sekolah maupun gugus. Sasaran program pengembangan kapasitas ini adalah guru dan dosen Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), kepala sekolah, komite sekolah, serta pengawas dan staf Dinas Pendidikan terkait di kabupaten terpilih di tujuah propinsi mitra PRIORITAS, yaitu: Aceh, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan. Pelatihan bagi dosen dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah LPTK terpilih untuk pengembangan peran LPTK sebagai penyedia layanan untuk pendidikan dalam jabatan.

    Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan pengawas dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang pendekatan pengembangan sekolah secara menyeluruh kepada kepala sekolah dan pengawas. Pengembangan Sekolah secara Menyeluruh (Whole-School Development) adalah suatu pendekatan di mana semua warga sekolah, termasuk guru, kepala sekolah, komite sekolah, masyarakat, dan siswa terlibat dalam pengembangan sekolah. Aspek yang dicakup dalam pelatihan dengan menggunakan modul ini secara umum meliputi pembelajaran dan manajemen sekolah.

    Dengan pengetahuan ini kepala sekolah dan pengawas bisa menjalankan perannya dan memfokuskan upayanya dalam memajukan proses pembelajaran di sekolah. Kepala sekolah dan pengawas diharapkan memahami indikator-indikator yang berhubungan dengan pembelajaran, budaya baca dan manajemen sekolah. Kepala sekolah dan pengawas juga diajak untuk mampu melakukan pengamatan di sekolah sehingga bisa dengan cepat mengetahui kemajuan sekolah. Dengan mengetahui praktik yang baik dan kelemahan sekolah, diharapkan kepala sekolah dan pengawas bisa menyusun program untuk membantu sekolah menjadi lebih maju dalam pembelajarannya. Kepala sekolah dan pengawas tidak harus memiliki kemampuan teknis untuk membantu sekolah. Mereka bisa mencari sumber lain untuk membantu sekolah.

    Unit 1: Pembelajaran. Unit ini memberi kesempatan kepada peserta pelatihan untuk mengkaji ciri-ciri pembelajaran yang baik. Peserta mampu melihat proses belajar dari sisi siswa, guru dan ruang belajar yang menunjang pembelajaran aktif yang efektif. 

    Unit 2: Program Budaya Baca. Unit ini memberikan gambaran kepada peserta tentang apa itu budaya baca di sekolah, program seperti apa yang dibutuhkan sekolah untuk mengembangkan budaya baca dan contoh-contoh kegiatannya.

    Unit 3: Manajemen Berbasis Sekolah. Manajemen sekolah yang baik adalah manajemen yang berfokus kepada peningkatan mutu pembelajaran. Dalam unit ini peserta diajak untuk mendiskusikan bagaimana pengelola sekolah, yaitu kepala sekolah, guru dan komite sekolah serta orangtua siswa, dengan dukungan dari pengawas sekolah bisa secara bersama-sama menyusun program kerja yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran, serta melaksanakannya.

    Unit 4: Pemantauan Sekolah. Pada unit ini peserta diajak untuk mendiskusikan indikator-indikator pembelajaran, budaya baca dan manajemen berbasis sekolah. Peserta juga diajak untuk memahami bagaimana caranya melakukan pengukuran melalui pengamatan di sekolah. Selanjutnya peserta berpraktik mengamati kondisi sekolah dan menyusun program peningkatan mutu sekolah berdasarkan hasil pengamatan.

    Unit 5: Rencana Tindak Lanjut. Peserta diajak untuk memikirkan tindakan nyata yang akan dilakukan setelah mengikuti pelatihan. Diharapkan peserta akan menerapkan apa yang didapat dari pelatihan di tempat kerjanya.

      Download Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas ini silahkan lihat pada file preview dan download file pada link di bawah ini:

      Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas



      Download File:
      Modul Pengembangan Sekolah secara Menyeluruh - Kepala Sekolah dan Pengawas.pdf 
      Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh - Peran Kepala Sekolah dan Pengawas - PPT.zip
      Sumber: http://prioritaspendidikan.org

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Modul Pengembangan Sekolah Secara Menyeluruh: Peran Kepala Sekolah dan Pengawas. Semoga bisa bermanfaat.

      Contoh Administrasi Laboratorium Komputer

      Kontributor : On Kamis, Desember 06, 2018

      Berikut ini adalah arsip berkas Contoh Administrasi Laboratorium Komputer. Download file dalam format .docx Microsoft Word dan format .xlsx Microsoft Excel.

      Contoh Administrasi Laboratorium Komputer
      Contoh Administrasi Laboratorium Komputer

      Contoh Administrasi Laboratorium Komputer

      Contoh Administrasi Laboratorium Komputer ini antara lain terdiri dari:
      • Instruksi Kerja Pengelolaan Laboratorium Komputer
      • Format Kartu Inventaris Ruangan Lab Komputer
      • Format Persiapan Pemakaian Lab Komputer
      • Format Jadwal Praktikum Lab Kom
      • Laporan Perawatan Alat Laboratorium Komputer
      • Format Jurnal Kegiatan Praktikum Komputer
      • Format Kartu Riwayat Perawatan
      • Tata Tertib Lab Komputer
      • Format Daftar Perbaikan Alat Lab Komputer
      • Jadwal Penggunaan Ruang Lab Komputer
      • Supervisi Lab Komputer

      Berikut ini kutipan teks/keterangan salah satu berkas Contoh Administrasi Laboratorium Komputer:

      Contoh Instruksi Kerja Pengelolaan Laboratorium Komputer
      Nama Kegiatan : PENGELOLAAN LABORATORIUM KOMPUTER 
      Tujuan : Menciptakan Lab yang tertib dan tertata dengan baik
      Ruang Lingkup : Ruang Laboratorium Komputer
      Penanggung Jawab : Koordinator Laboratorium Komputer 

      Langkah-langkah kegiatan:
      1. Koordinator Laboratorium Komputer mendesain ruangan laboratorium.
      2. Koordinator Laboratorium Komputer membuat jadwal dan tata tertib.
      3. Koordinator Laboratorium Komputer membuat format-format yang dibutuhkan pada pengelolaan laboratorium antara lain pengadaan alat dan bahan praktikum, software aplikasi, inventarisasi, label, kartu perawatan, pemakaian lab dan lain-lain.
      4. Koordinator Laboratorium Komputer/laboran melaksanakan perawatan preventif (pemeliharaan) alat dan bahan praktikum antara lain membersihkan, mengganti label menscan virus, defrag hard drive dan lain-lain.
      5. Koordinator Laboratorium Komputer berkoordinasi dengan Koordinator lain dalam pengadaan alat dan bahan praktikum.
      6. Laboran membuat label inventaris alat di setiap barang.
      7. Laboran memperbaiki alat yang rusak dan memisahkan alat yang tidak bisa diperbaiki.
      8. Koordinator Laboratorium/laboran mengecek kelayakan sytem dan aplikasi komputer praktikum.
      9. Koordinator Laboratorium/laboran mengisi kartu riwayat perawatan alat.
      10. Laboran setiap hari selalu menjaga kebersihan baik ruangan maupun yang ada.
      11. Koordinator Laboratorium mengadakan evaluasi setiap akhir tahun pelajaran.

      Contoh Tata Tertib Laboratorium Komputer

      TATA TERTIB LABORATORIUM KOMPUTER

      1. Siswa dilarang :
      a. Masuk ruangan laboratorium tanpa seijin guru, Koordinator Lab/ Laboran
      b. Membawa tas, jaket, topi atau barang yang tidak ada kaitannya dengan praktikum ke dalam ruangan.
      c. Makan dan minum di dalam ruangan laboratorium.
      d. Bercanda atau membuat kegaduhan / keonaran di dalam ruangan.
      e. Melakukan praktikum sendiri tanpa bimbingan guru/ Laboran.
      f. Mengambil alat tanpa seijin guru.
      g. Membawa keluar ruangan alat tanpa seijin guru.
      h. Membuang sampah sembarangan.
      i. Mencorat-coret meja praktikum/dinding ruangan laboratorium.

      2. Siswa dimohon/dihimbau : 
      a. Melepas alas kaki di ruangan laboratorium.
      b. Membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.
      c. Merapikan meja dan bangku.
      d. Mengembalikan alat yang diambil pada tempat semula.
      e. Segera melaporkan ke guru, Koordinator lab/Laboran jika terjadi kecelakaan, kerusakan atau merusakkan alat dan segera mengganti. 
      f. Meninggalkan ruangan laboratorium dalam keadaan bersih dan rapi.

      Sanksi/ hukuman terhadap pelanggaran tata tertib :
      1. Point
      2. Denda

        Download Contoh Administrasi Laboratorium Komputer

        Sebagai gambaran mengenai susunan dan isi berkas Contoh Administrasi Laboratorium Komputer ini silahkan lihat pada file preview salah satu berkas dan download file selengkapnya pada link di bawah ini:

        Contoh Administrasi Laboratorium Komputer



        Download File:
        Instruksi Kerja Pengelolaan Laboratorium Komputer.docx
        Format Kartu Inventaris Ruangan Lab Komputer.docx
        Format Persiapan Pemakaian Lab Komputer.docx
        Format Jadwal Praktikum Lab Kom.docx
        Laporan Perawatan Alat Laboratorium Komputer.docx
        Format Jurnal Kegiatan Praktikum Komputer.docx
        Format Kartu Riwayat Perawatan.docx
        Tata Tertib Lab Komputer.docx
        Format Daftar Perbaikan Alat Lab Komputer.xlsx
        Jadwal Penggunaan Ruang Lab Komputer.xlsx
        Supervisi Lab Komputer.xlsx

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Administrasi Laboratorium Komputer. Semoga bisa bermanfaat.

        Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD-MI dan SMP-MTs

        Kontributor : On Kamis, Desember 06, 2018

        Berikut ini adalah arsip berkas Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs. Download file format .pdf.

        Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs
        Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs

        Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs

        Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs:

        Buku praktik yang baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID) melalui Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers,Administrators, and Students (PRIORITAS). USAID PRIORITAS adalah program kemitraan antara Pemerintah Amerika dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia. 

        Program Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia'sTeachers, Administrators and Students (PRIORITAS) yang didanai oleh USAID bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia. Program PRIORITAS (2012-2017) dilaksanakan dalam rangka mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama dalam meningkatkan akses pendidikan dasar yang bermutu.

        Untuk mencapai tujuan tersebut, USAID PRIORITAS telah melaksanakan program pengembangan kapasitas yang terdiri atas pelatihan dan pendampingan guru, kepala sekolah, dan pengawas, serta kegiatan kelompok kerja di tingkat sekolah maupun gugus, dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang aktif dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Selain itu USAID PRIORITAS juga mengembangkan program budaya baca dan literasi dengan memberi hibah buku pengayaan dan buku bacaan berjenjang kepada sekolah untuk meningkatkan minat dan keterampilan membaca siswa. Program ini untuk mendukung implementasi kebijakan pendidikan yang tertuang di dalam RPJMN dan Renstra Kemdikbud 2015-2019.

        Berbagai kemajuan yang dapat dilihat di sekolah di antaranya, guru merancang tugas yang mendorong interaksi antar siswa dalam pembelajaran kooperatif, yang menantang siswa untuk berbuat dan berpikir tingkat tinggi, seperti diskusi, percobaan, pengamatan, dan pemecahan masalah. Siswa memanfaatkan beragam sumber belajar dan menghasilkan karya hasil gagasan sendiri. Hasil karya siswa dipajangkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

        Kepala sekolah melaksanakan manajemen yang transparan, akuntabel dan partisipatif dengan melibatkan guru, komite sekolah dan masyarakat. Program budaya membaca mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah, sudut baca, perpustakaan keliling, dan sumber daya dari masyarakat. Program budaya membaca di beberapa sekolah telah berhasil membentuk pembiasaan membaca siswa.

        Dalam rangka menyebarluaskan pengalaman pembelajaran dan manajemen di SD, MI, SMP, dan MTs tersebut, USAID PRIORITAS menerbitkan beberapa buku praktik yang baik dengan tema budaya baca, pembelajaran tingkat SD/MI, pembelajaran tingkat SMP/MTs, dan manajemen sekolah. Besar harapannya agar praktik yang baik dalam buku ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi guru dan praktisi untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas.

        DAFTAR ISI

        JAM KHUSUS MEMBACA
        Pagi Membaca
        Sabtu Membaca
        Guru Jadi Model Membaca
        Hening Membaca
        Budaya Baca Buat Siswa Pintar Bercerita
        Kring ... dan Siswa pun Membaca
        10 dan 45 Menit Wajib Baca

        STRATEGI MENDEKATKAN BUKU KEPADA SISWA
        Menumbuhkan Minat Baca dengan Pustaka Kelas
        Perpustakaan Berjalan
        Gerobak Buku Tumbuhkan Budaya Baca
        Ubah Kebiasaan Menghapal menjadi Memahami Isi Buku
        Agar Gemar Membaca, Sekolah Belikan Buku Kesukaan Siswa
        Ada yang Baru di Sekolahku
        Libatkan Siswa Membantu Teman yang Belum Lancar Membaca

        KREATIVITAS SEKOLAH MENGEMBANGKAN BUDAYA BACA
        Totalitas Kembangkan Budaya Baca
        Buku Mini Buatan Siswa
        Buku Jurnal Membaca Dukung
        Keberhasilan Program Budaya Baca
        Pondok Cerita Dampingi Siswa Jadi Pintar Membaca
        Kantong Buku untuk Berbagi Koleksi Buku
        Kembangkan Budaya Baca Sesuai Tingkatan Kelas
        Langganan Juara Resensi Buku Karena Budaya Baca

        LIBATKAN MASYARAKAT TUMBUHKAN MINAT BACA
        Tingkatkan Minat Baca dengan Beragam Strategi
        Bumbung Kelas, Perkaya Koleksi Buku Bacaan
        Buku Penghubung Orang Tua dan Sekolah Pacu Minat Baca Siswa
        Budaya Baca buat Siswa Produktif Terbitkan Buku
        Kembangkan Beragam Layanan untuk Tingkatkan Minat Baca
        Sarapan Membaca dengan Melibatkan Orang Tua Siswa
        "Morena" Dorong Siswa Giat Membaca
        Gandeng Perpustakaan Daerah
        Bupati Daerah Mitra, Canangkan Gerakan Membaca
        Melibatkan Masyarakat dan Siswa

          Download Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs ini silahkan lihat pada file preview dan download file pada link di bawah ini:

          Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs



          Download File:
          Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs.pdf
          Sumber: http://prioritaspendidikan.org

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Praktik yang Baik Budaya Baca di SD/MI dan SMP/MTs. Semoga bisa bermanfaat.

          Buku Manajemen dan Tata Kelola di SD-MI dan SMP-MTs

          Kontributor : On Kamis, Desember 06, 2018

          Berikut ini adalah arsip berkas Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs. Download file format .pdf.

          Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs
          Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs

          Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs

          Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs:

          Buku praktik yang baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID) melalui Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS). USAID PRIORITAS adalah program kemitraan antara Pemerintah Amerika dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia.

          Program Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia'sTeachers, Administrators and Students (PRIORITAS) yang didanai oleh USAID bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia. Program PRIORITAS (2012-2017) dilaksanakan dalam rangka mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebuda- yaan dan Kementerian Agama dalam meningkatkan akses pendidikan dasar yang bermutu.

          Untuk mencapai tujuan tersebut, USAID PRIORITAS telah melaksanakan program pengembangan kapasitas yang terdiri atas pelatihan dan pendampingan guru, kepala sekolah, dan pengawas, serta kegiatan kelompok kerja di tingkat sekolah maupun gugus, dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang aktif dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Selain itu USAID PRIORITAS juga mengembangkan program budaya baca dan literasi dengan memberi hibah buku pengayaan dan buku bacaan berjenjang kepada sekolah untuk meningkatkan minat dan keterampilan membaca siswa. Program ini dalam rangka mendukung implementasi kebijakan pendidikan yang tertuang di dalam RPJMN dan Renstra Kemdikbud 2015-2019.

          Berbagai kemajuan yang dapat dilihat di sekolah di antaranya, guru merancang tugas yang mendorong interaksi antar siswa dalam pembelajaran kooperatif, yang menantang siswa untuk berbuat dan berpikir tingkat tinggi, seperti diskusi, percobaan, pengamatan, dan pemecahan masalah. Siswa memanfaatkan beragam sumber belajar dan menghasilkan karya hasil gagasan sendiri. Hasil karya siswa dipajangkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

          Kepala sekolah melaksanakan manajemen yang transparan, akuntabel dan partisipatif dengan melibatkan guru, komite sekolah dan masyarakat. Program budaya membaca mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah, sudut baca, perpustakaan keliling, dan sumber daya dari masyarakat. Program budaya membaca di beberapa sekolah telah berhasil membentuk pembiasaan membaca siswa.

          Dalam rangka menyebarluaskan pengalaman pembelajaran dan manajemen di SD, MI, SMP, dan MTs tersebut, USAID PRIORITAS menerbitkan beberapa buku praktik yang baik dengan tema budaya baca, pembelajaran tingkat SD/MI, pembelajaran tingkat SMP/MTs, dan manajemen sekolah. Besar harapannya agar praktik yang baik dalam buku ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi guru dan praktisi untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas.

          DAFTAR ISI

          Kreativitas Membantu Siswa
          • Orang Tua Dampingi Siswa Belajar di Kelas
          • Kelas Khusus untuk yang Belum Bisa Membaca
          • Komite yang Baik Seharusnya Tidak Sekadar "Kon Melu Teken”
          • Orang Tua Swadana Datangkan Guru Khusus Tangani ABK
          • Penataan Ruang Kelas yang Membelajarkan
          • Strategi Klinikal dengan Orang Tua dan Siswa untuk Sukses UN
          • Ajak Orang Tua di Papua Peduli Pendidikan Anak
          • Pertemuan Wali Murid ala Pembelajaran Aktif
          • Mini Bus dan Beasiswa Wujud Kemitraan dengan Dunia Usaha 
          • Zakat, Infak, dan Sedekah Guru Tanggulangi Masalah Transportasi Siswa

          Kreativitas dalam Membantu Guru
          • Sembilan Langkah Membudayakan PAKEM di Sekolah
          • Pemberdayaan MGMP Sekolah
          • Perlu ATK untuk Pembelajaran, Guru Tinggal Ambil di Toko
          • MGMP Sekolah Sebagai Sarana Penyebarluasan Keterampilan Guru
          • Sekolah Maju karena Terapkan Pakta Integritas RTL
          • Supervisi dengan Video
          • POS Topang Kualitas Pembelajaran

          Kreativitas dalam Pengelolaan Keuangan
          • Cegah Korupsi dengan Transparansi dan Akuntabilitas Sekolah
          • RKAS Akuntabel, Dana BOS Cair Tercepat
          • Beras Jimpitan Mendukung Sekolah
          • Transparansi, Buat MIN Pattiro Banggae Maju Luar Biasa
          • Raih Juara Satu MBS Karena Konsisten Terapkan Pelatihan

          Kreativitas dalam Mengelola Lingkungan Sekolah
          • Renovasi Sekolah Karya Masyarakat
          • Jadikan Sekolah Terawat dan Kaya Sumber Belajar
          • Dukung Pembelajaran dengan Bank Sampah
          • Kerja Sama untuk Kemajuan Sekolah
          • Bank Sampah Bangun Karakter Disiplin dan Cinta Lingkungan Siswa
          • Karang Taruna Masuk Tim Pengembang Sekolah

            Download Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs ini silahkan lihat pada file preview dan download file pada link di bawah ini:

            Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs



            Download File:
            Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs.pdf
            Sumber: http://prioritaspendidikan.org

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Praktik yang Baik Manajemen dan Tata Kelola di SD/MI dan SMP/MTs. Semoga bisa bermanfaat.

            Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru

            Kontributor : On Kamis, Desember 06, 2018

            Berikut ini adalah arsip berkas Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru. Download file format .pdf.

            Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru
            Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru

            Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru

            Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru:

            Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID) melalui Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS). USAID PRIORITAS adalah program kemitraan antara Pemerintah Amerika dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia. 

            Tata Kelola Guru menjadi perhatian khusus dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 (Perpres No.2Tahun 2015).Bentuk perhatian tertuang dalam kebijakan dan strategi pembangunan bidang pendidikan,yaitu:
            1. meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan akuntabilitas guru dan tenaga kependidikan, dan
            2. meningkatkan pengelolaan dan penempatan guru. Arah kebijakan ini mengamanatkan adanya pengembangan kapasitas pemerintah kabupaten/kota untuk mengelola perekrutan, penempatan, dan peningkatan mutu guru secara efektif dan efisien.

            Kabupaten/kota telah banyak melakukan inovasi dalam mengimplementasikan Program Tata Kelola Guru, baik dalam Penataan dan Pemerataan Guru, maupun dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (Guru Pembelajar). Berbagai inovasi tersebut telah dihimpun dalam buku Praktik yang BaikTata Kelola Guru. Buku ini menggambarkan bagaimana proses perumusan kebijakan dilakukan, penetapan kebijakan melalui Peraturan Bupati/Walikota, serta hasil implementasi yang dapat melakukan perubahan, baik dalam rangka mengurangi kebutuhan guru melalui distribusi guru yang efisien, maupun dalam rangka meningkatkan kualitas guru dengan menggunakan pendekatan pendanaan multi-sumber.

            Sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa pengelolaan guru jenjang pendidikan dasar menjadi kewenangan kabupaten/kota dan jenjang pendidikan menengah menjadi kewenangan provinsi. Buku ini diharapkan menjadi bahan inspirasi bagi kabupaten/kota yang belum mengimplementasikan Program Tata Kelola Guru,serta inspirasi bagi provinsi untuk menata guru antar kabupaten/kota.

            Desain Implementasi Program Tata Kelola Guru di Daerah Mitra USAID PRIORITAS

            Mengapa tata kelola guru?
            Unsur yang paling penting dalam sistem pendidikan adalah guru (Hattie 1999). Meningkatkan kualitas guru adalah cara terbaik untuk meningkatkan hasil pendidikan. Hanya saja, dengan rasio rata-rata siswa-guru 16:1 pada jenjang SD dan 13:1 pada jenjang SMP, Indonesia memiliki terlalu banyak guru dan penyebarannya tidak merata. Seringkali sekolah di perkotaan memiliki terlalu banyak guru, sedangkan di sekolah terpencil atau pedesaan kekurangan guru.

            USAID PRIORITAS mengembangkan program tata kelola guru untuk membantu mengatasi masalah ini, dengan dua cara, yaitu (1) meningkatkan pemerataan penyebaran guru dengan tujuan mengurangi inefisiensi, dan memastikan bahwa setiap kelas diajarkan oleh guru yang berkualitas baik, dan (2) meningkatkan kualitas guru melalui diseminasi praktik yang baik dan pengembangan profesional guru.

            Penyebaran guru yang efisien dapat berdampak pada lebih banyak dana untuk pengembangan profesional guru. Prinsip dasarnya adalah sebagai berikut:

            Lebih baik memiliki sedikit guru dengan kualitas tinggi, daripada terlalu banyak guru dengan kualitas rendah.

            Membuat perencanaan dan kebijakan berbasis data
            Untuk mencapai tujuan tersebut, USAID PRIORITAS bekerja bersama dengan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) mitra dan kabupaten mitra memetakan distribusi guru, mengidentifikasi isu strategis, membuat rekomendasi, dan mengadopsi solusi kebijakan untuk meningkatkan pemerataan guru. Dengan menggunakan pendekatan yang sama, USAID PRIORITAS juga memetakan jumlah guru pada kelompok kerja guru, menghitung unit biaya untuk menyediakan pelatihan dalam jabatan dan pendampingan pada kelompok kerja guru, dan membantu kabupaten untuk mengembangkan rencana anggaran dan kebijakan untuk memastikan bahwa setiap guru dapat mempelajari praktik yang baik melalui diseminasi pelatihan, dan memiliki akses mengikuti program pengembangan keprofesian berkelanjutan atau guru pembelajar.

            Tata kelola guru yang lebih baik dapat meningkatkan kualitas dan keseimbangan pelaksanaan layanan pendidikan. Namun kebijakan perlu memasukkan konteks setempat sebagai bahan pertimbangan, karena pemerataan guru memiliki dampak sosial, ekonomi dan politik. Konsultasi publik dan pendekatan untuk membangun rasa memiliki kebijakan di tingkat masyarakat dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Kerangka kerja hukum yang kuat diperlukan untuk mengurangi resistansi pihak yang terkena dampak kebijakan implementasi kebijakan tata kelola guru harus berdasarkan regulasi yang berlaku saat itu. 


            DAFTAR ISI
            PENATAAN DAN PEMERATAAN GURU
            • Kembangkan Pembelajaran Kelas Rangkap untuk Sekolah Kecil
            • Penggabungan 69 SDN Sistematis dan Bertahap
            • Penggabungan Sekolah Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
            • Alih Fungsi Guru Satu Kebijakan Multi-fungsi
            • Atasi Kekurangan Guru, Sekolahkan PNS Nonguru Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Kebijakan Mutasi Guru SD dan SMP
            • Totalitas Tata Distribusi Guru
            • Mutasi Berbasis Data yang Efektif
            • Mengatasi Kelangkaan Guru di Sekolah Terpencil 

            PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
            • Perbanyak Fasilitator dan Bentuk Sekolah Unggulan
            • Pelatihan Sekali dalam Setahun
            • Peningkatan Kualitas Guru Secara Mandiri
            • Jamin Keprofesian Semua Guru, Disiapkan Ratusan Fasilitator Baru
            • Hidupkan MGMP untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
            • Optimalkan Peran Gugus untuk Profesionalisme Guru
            • Pengembangan Mutu Guru yang Sistemik dan Berkelanjutan
            • Diseminasi Berjalan Masif: Kesetaraan Sekolah dan Madrasah
            • Provinsi Aceh Pemerintah Aceh Alokasikan 16,8 Milyar untuk Diseminasi 
            • Ribuan Guru Diseminasi Pelatihan Praktik yang Baik Secara Mandiri
            • Daftar Konsultan dan Fasilitator Program Tata Kelola Guru
            • LPTK Mitra USAID PRIORITAS

              Download Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru ini silahkan lihat pada file preview dan download file pada link di bawah ini:

              Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru



              Download File:
              Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru.pdf
              Sumber: http://prioritaspendidikan.org

              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru. Semoga bisa bermanfaat.

              Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP-MTs

              Kontributor : On Selasa, Desember 04, 2018

              Berikut ini adalah arsip berkas Buku 20 Permainan Komunikatif untuk Guru SMP/MTs. Download e-book format .pdf.

              Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP-MTs
              Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs

              Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs

              Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs:

              Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs ini merupakan materi penunjang yang disusun atas kerja sama Australia’s Education Partnership with Indonesia (Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia) dengan IALF (Indonesia Australia Language Foundation) yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun di bidang pengajaran dan penyusunan sumber belajar,

              Mengapa menggunakan buku ini?
              Games atau permainan adalah salah satu metode pembelajaran yang mendorong adanya interaksi dan meningkatkan motivasi siswa. Siswa dapat menjadi lebih aktif sehingga hasil pembelajaran pun juga lebih baik.

              Untuk siapa buku ini?
              Buku ini untuk semua guru SMP/MTs. Permainan-permainan dalam buku ini tidak untuk guru bahasa Inggris saja tapi juga bisa digunakan oleh guru bahasa Indonesia untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan pengetahuan siswa. Permainan-permainan tersebut juga bisa diadaptasi dan digunakan untuk meninjau kosakata dan memperkuat pemahaman teori dan pengetahuan pada semua mata pelajaran, seperti IPS dan IPA.

              Kapan permainan tersebut digunakan?
              Permainan-permainan tersebut harus merupakan bagian dari pelajaran secara rutin, misalnya tinjauan kosakata, struktur atau tanda baca. Jangan menggunakan kegiatan tersebut untuk mengisi waktu atau sekedar melakukan kegiatan yang menyenangkan saja. 

              Permainan apa saja yang tedapat dalam buku ini?
              Buku ini terdiri dari 20 permainan yang ditujukan untuk melatih pemahaman topik dan keterampilan berbahasa. Setiap permainan diawali dengan Warmer atau pemanasan. Warmer bertujuan untuk mengaktifkan pengetahuan awal para siswa dan memberikan contoh serta mempersiapkan siswa sebelum melakukan kegiatan utama. Main Activity atau kegiatan utama memberikan langkah-langkah cara melakukan permainan.

              Beberapa permainan memiliki Variation atau variasi dari kegiatan yang sama tapi dengan metode yang berbeda.

              Selain itu, pada beberapa permainan dapat dijumpai Across the Curriculum. Bagian ini menjelaskan bagaimana suatu kegiatan dapat diadaptasi untuk mata pelajaran lain.

              Bagaimana bila jumlah siswa >30?
              Di kebanyakan kelas di sekolah-sekolah di Indonesia, jumlah siswanya sangat banyak. Untuk mengatasi masalah ini, permainan-permainan yang dipilih dalam buku ini sangat memungkinkan untuk dilakukan di kelas dengan siswa sedikit ataupun banyak. Bagian Activity menunjukkan apakah permainan bisa dilakukan secara individu, berpasangan, kelompok ataupun oleh semua siswa. Guru bisa menggunakan metode yang dapat disesuaikan dengan waktu, kemampuan dan jumlah siswa.

              Bagaimana dengan persiapan dan materi?
              Seringkali guru disibukkan dengan beban mengajar seperti melakukan persiapan untuk mengajar. Beberapa guru juga tinggal dan mengajar di tempat terpencil. Tidak tersedianya fasilitas dan materi yang memadai di sekolah terkadang menjadi kendala. Buku ini bisa mengatasi hal tersebut. Semua permainan dalam buku ini tidak memerlukan mesin fotocopy, atau peralatan lain, selain siswa, buku teks/paket/LKS dan buku tulis, perabotan kelas dan sisa ruang yang ada, serta pensil dan buku tulis.

              Hal terpenting yang harus dilakukan adalah memahami langkah-langkahnya sebelum melaksanakan setiap permainan dan melakukan setiap kegiatan dengan instruksi yang jelas.

              Ada pertanyaan, saran atau cerita?
              Bila ingin berbagi cerita, saran atau ada pertanyaan, Anda bisa menghubungi penyusun materi ini melalui email ke:
              • Joanne Dickinson: Joanne.Dickinson@ep-epos.or.id
              • Rakhma Diana Sari (Ana): rsari@ialf.edu

                Download Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs

                Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs ini silahkan lihat pada file preview download file pada link di bawah ini:

                Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs



                Download File:
                Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs.pdf

                Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku 20 Permainan Komunikatif untuk SMP/MTs. Semoga bisa bermanfaat.